25...
mendung menggulung terik
menebar aroma emosi
pada batok2 penuh harap
matahari hanya diam
mendengar interlude yg menusuk:
"anganku sirna" pada B mayor
aku menengadah, memandang langit
awan hitam menekuk matahari
pekat, gelap, lekat
anganku sirna
angin dingin membawanya pergi
memang Bangsat...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment