Tuesday, March 08, 2005

Senja

Aku teringat lagi ketika kaki ini melangkah letih berjalan memunggungi matahari minggu2 kemaren. Kutoleh ke belakang senja begitu indah....lembayung oh...bukan jingga...hmm aku pikir perpaduannya. Indah sekali. Padahal dimana-mana senja itu diartikan lelah, habis, mati.
Mungkin Seno Gumira adalah yang benar...senja itu indah sehingga ia bersusah payah memotong dan menyimpannya.
Aku teringat padamu. Aku tahu kamu tidak akan peduli sama sekali pada senja yang indah ini...karena itu aku mencintaimu. Aku ingin suatu saat jika aku pulang nanti kita menikmati senja yang indah di suatu tempat. Hanya kita bertiga, kamu aku dan jagoan kita.
Menyaksikan punggung matahari yang pelan2 berubah menjadi lembayung sambil memperhatikan jagoan kita bermain pasir yang putih.
Aku yakin kamu akan terkesan sekali bila kita lewati senja bersama. Aku ingin kita lewati senja bersama dan tenggelam bersama sambil memperhatikan jagoan kita menapaki pasir putih yang lembut....

No comments: